Autoini.com – Pasar otomotif Indonesia tetap kompetitif, dengan pabrikan Jepang mempertahankan kehadiran yang kuat sementara merek China terus menarik perhatian. Angka penjualan grosir Januari hingga September 2026 menyoroti posisi terdepan Toyota, disusul Daihatsu dan Suzuki.
Berdasarkan angka yang diberikan, Toyota menempati urutan pertama dengan penjualan grosir sebanyak 197.809 unit. Daihatsu mengamankan posisi kedua dengan 112.442 unit, sedangkan Suzuki berada di peringkat ketiga dengan 53.224 unit.
Pemeringkatan tersebut juga menyoroti visibilitas pabrikan China yang terus meningkat, termasuk BYD dan Jaecoo. Sementara itu, merek kendaraan komersial seperti Mitsubishi Fuso, Isuzu, dan Hino terus memainkan peran penting di sektor transportasi dan logistik Indonesia.
Top 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia
Tabel berikut menunjukkan 10 merek otomotif teratas di Indonesia berdasarkan penjualan grosir dari Januari hingga September 2026.
| Peringkat | Merek Mobil | Penjualan Grosir (Unit) |
|---|---|---|
| 1 | Toyota | 197,809 |
| 2 | Daihatsu | 112,442 |
| 3 | Suzuki | 53,224 |
| 4 | Mitsubishi Motors | 48,414 |
| 5 | BYD | 43,727 |
| 6 | Mitsubishi Fuso | 32,111 |
| 7 | Honda | 29,903 |
| 8 | Jaecoo | 27,234 |
| 9 | Isuzu | 22,975 |
| 10 | Hino | 20,233 |
Sumber: Angka-angka yang diberikan dalam infografis dan dikaitkan dengan GAIKINDO. Penjualan grosir mewakili pengiriman dari pabrik ke dealer. Angka-angka tersebut harus diperiksa terhadap laporan resmi GAIKINDO sebelum dipublikasikan.
BACA JUGA
Harga Baterai EV di Indonesia: Benarkah Separuh Harga Mobil?
Toyota Memimpin Pasar Otomotif Indonesia

Toyota mempertahankan keunggulan substansial dengan 197.809 unit, didukung oleh jajaran kendaraannya yang luas dan kehadirannya yang mapan di Indonesia. Jangkauannya mencakup mobil penumpang populer, MPV, SUV, dan kendaraan komersial, membantunya menjangkau pelanggan dengan anggaran dan kebutuhan yang berbeda.
Daihatsu menyusul di posisi kedua dengan 112.442 unit, sedangkan Suzuki menempati posisi tiga besar dengan 53.224 unit. Hasil ini menyoroti terus pentingnya merek Jepang yang mapan dipasar otomotif Indonesia.
Mitsubishi Motors berada di peringkat keempat dengan 48.414 unit. BYD menempati posisi kelima dengan 43.727 unit, menyoroti meningkatnya visibilitas produsen kendaraan listrik di pasar.
Mitsubishi Fuso, Honda, Jaecoo, Isuzu, dan Hino menyelesaikan 10 besar. Pemeringkatan tersebut mencakup produsen mobil penumpang dan merek kendaraan komersial yang melayani sektor transportasi dan logistik Indonesia.
Penjualan Mobil Indonesia 2026: Tren Pasar Utama
- Merek Jepang tetap kompetitif: Toyota, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi Motors, dan Honda menonjol dalam peringkat.
- Merek China semakin terlihat: BYD dan Jaecoo muncul di 10 besar, mencerminkan persaingan yang semakin ketat dari pabrikan otomotif China.
- Kendaraan listrik menarik perhatian: Posisi kelima BYD dalam angka pasokan menyoroti semakin pentingnya elektrifikasi dalam industri otomotif Indonesia.
- Kendaraan komersial tetap penting: Mitsubishi Fuso, Isuzu, dan Hino mendemonstrasikan peran truk dan kendaraan komersial dalam perekonomian Indonesia.
- Persaingan meluas ke seluruh segmen: Merek mapan dan pendatang pasar yang lebih baru bersaing melalui penetapan harga kendaraan, teknologi, variasi produk, dan dukungan purna jual.
Penjualan Grosir GAIKINDO: Apa Arti Angka-angkanya?
Penjualan grosir mengacu pada kendaraan yang dikirim oleh produsen ke dealer. Mereka berbeda dengan penjualan eceran, yang mengukur kendaraan yang dijual oleh dealer kepada pelanggan akhir.
Angka grosir berguna untuk memahami kinerja pabrikan, arus inventaris dealer, dan tren pasar otomotif yang lebih luas. Namun, hal tersebut tidak serta merta mencerminkan jumlah kendaraan yang dibeli konsumen Indonesia pada periode yang sama.
| Indikator Penjualan | Artinya |
|---|---|
| Penjualan Grosir | Kendaraan yang dikirim oleh produsen ke dealer |
| Penjualan Eceran | Kendaraan yang dijual oleh dealer kepada pelanggan |
| Pertumbuhan Tahun ke Tahun | Perubahan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya |
| Pangsa Pasar | Pangsa merek dari total penjualan di pasar dan periode yang relevan |
Infografis yang disediakan melaporkan total penjualan grosir sebesar 679.020 unit dan pertumbuhan year-on-year sebesar 21% untuk Januari-September 2026. Angka-angka ini harus diverifikasi terhadap laporan resmi GAIKINDO sebelum dipublikasikan.
Merek Mobil Papan Atas di Indonesia: Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?
Persaingan di antara merek-merek mobil papan atas di Indonesia kemungkinan akan tetap kuat karena pabrikan memperkenalkan model-model baru dan menanggapi perubahan preferensi konsumen.
Merek Jepang yang sudah mapan mendapat manfaat dari keakraban pasar yang sudah berlangsung lama dan jaringan dealer yang luas. Sementara itu, pabrikan China meningkatkan persaingan melalui produk baru, teknologi, dan penawaran kendaraan listrik.
Peringkat di masa mendatang akan bergantung pada faktor-faktor seperti harga kendaraan, ketersediaan pembiayaan, peluncuran baru, kepercayaan konsumen, dan permintaan di seluruh segmen kendaraan penumpang dan komersial. Laporan penjualan bulanan akan membantu menunjukkan apakah merek yang lebih baru dapat mempertahankan posisinya dan mempersempit kesenjangan dengan pemimpin pasar yang sudah mapan.
BACA JUGA
Hyundai Bayon Diluncurkan di India dengan Harga Sekitar Rp190 Juta
Kesimpulan
Toyota tetap menjadi merek otomotif terlaris di Indonesia dari Januari hingga September 2026 dalam angka pasokan, diikuti oleh Daihatsu dan Suzuki. Sementara itu, posisi BYD dan Jaecoo di 10 besar menunjukkan bahwa persaingan berkembang melampaui pabrikan Jepang yang sudah mapan.
Merek kendaraan niaga juga tetap signifikan, mencerminkan pentingnya transportasi, logistik, dan mobilitas bisnis di Indonesia. Saat model baru memasuki pasar dan preferensi konsumen berkembang, beberapa bulan mendatang akan mengungkapkan bagaimana peringkat ini berubah.
Bagi pembeli dan pengamat industri otomotif, pelacakan penjualan grosir dan eceran memberikan gambaran yang lebih jelas tentang lanskap otomotif Indonesia yang terus berubah.
FAQ
Merek mobil mana yang paling laris di Indonesia pada tahun 2026?
Toyota merupakan merek mobil terlaris di Indonesia pada peringkat Januari-September 2026, dengan penjualan grosir sebanyak 197.809 unit, disusul Daihatsu sebanyak 112.442 unit.
Manakah 3 merek mobil terlaris di Indonesia?
Tiga merek teratas berdasarkan angka penjualan grosir Januari–September 2026 yang dipasok adalah Toyota sebanyak 197.809 unit, Daihatsu sebanyak 112.442 unit, dan Suzuki sebanyak 53.224 unit.
Berapa banyak mobil yang terjual di Indonesia dari Januari hingga September 2026?
Infografis yang disediakan melaporkan total penjualan grosir sebanyak 679.020 unit untuk Januari-September 2026. Penjualan grosir mengacu pada pengiriman dari pabrik ke dealer, belum tentu kendaraan yang dibeli oleh pelanggan akhir.
Merek mobil China mana yang masuk dalam peringkat 10 besar penjualan Indonesia pada tahun 2026?
Berdasarkan angka yang diberikan, BYD berada di peringkat kelima dengan 43.727 unit, sedangkan Jaecoo berada di peringkat kedelapan dengan penjualan grosir 27.234 unit dari Januari hingga September 2026.













































