Mazda telah secara resmi memasuki pasar EV dengan peluncuran Mazda EZ-60yang akan datang, sebuah SUV bertenaga listrik, yang menggabungkan desain berwawasan ke depan dengan keunggulan teknik Jepang. Dengan lebih dari 30.000 pre-order telah diterima, kegembiraan meningkat saat kami mendekati peluncuran kendaraanpada September 2025 di China. EZ-60 tidak hanya mewakiliupaya pertama Mazda ke dalam ruang kendaraan listrik, tetapi juga mewakili komitmennya yang berkelanjutan terhadap mobilitas berkelanjutan.
Artikel ini membahas fitur EZ-60, respons global, dan apa yang dapat diharapkan oleh calon pembeli—terutama di Asia Tenggara.
Baca juga: Mazda EZ-60 Terungkap Jelang Debut Shanghai Auto Show
Apa itu Mazda EZ-60?
All-new Mazda EZ-60 adalah kendaraan sport listrik kelas atas yang dirancang untuk pengguna perkotaan modern dan pencari petualangan. Ini adalahEV ground-up pertama perusahaan dan dikemas dengan teknologi, keamanan, dan kenyamanan.
Beberapa spesifikasi utama termasuk spesifikasi berikut:
- Sistem AWD pemulihan motor ganda
- Perkiraan jangkauan: 600 km CLTC
- Pengisian cepat: 10% hingga 80% hanya dalam 30 menit
- Interior: Bahan berkelanjutan, layar sentuh besar, dan asisten AI
- Keselamatan: Sistem mengemudi canggih Co-Pilot Mazda
Pre-Order SUV Listrik Melewati 30.000
Kampanye pra-peluncuran strategis Mazda dimulai awal tahun ini di China, di mana pasar kendaraan LISTRIK sedang berkembang pesat. Menurut Mazda China, pre-order untuk EZ-60 melampaui 30.000 unit pada pertengahan Juni 2025.
Jawaban ini menunjukkan EZ-60 sebagai salah satuSUV listrik paling ditunggu tahun 2025, yang merupakan pesaing langsung seperti merek seperti Tesla, BYD, dan Hyundai. Menurut para ahli, harga kompetitifnya dikabarkan mulai dari Rp240. 000 (atau sekitar Rp530 juta), EZ-60 seharusnya menarik bagi para penggemar EV di seluruh Asia.
Baca juga: Mazda MX-5 35th Anniversary Edition Diluncurkan di Indonesia
Apa Artinya bagi Mazda Indonesia
EZ-60 akan diluncurkan pertama kali di China, tetapi Mazda Indonesia juga menyarankan agar SUV listrik ini dapat hadir di ruang pamer pada awal 2026. Dengan ekosistem EV dan insentif pemerintah yang tidak berhenti, EZ-60 dapat memberikan modal bagi Mazda di segmen kompetitif ini.
Menurut data dari Gaikindo (Juni 2025), adopsi EV di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 65% dari tahun ke tahun, yang merupakan tahap yang sempurna untuk EZ-60.
Fitur Utama yang Membedakannya
1. Kinerja & Jangkauan
Dengan jangkauan 600 km, EZ-60 mengalahkan sebagian besar pesaingnya di kelasnya. Juga dengan motor ganda, ia memiliki pendorong akselerasi yang luar biasa dan penanganan yang paling mulus.
2. Kecepatan Pengisian Daya
Platform 800V-nya memungkinkan pengisian daya yang sangat cepat—ideal untuk pengguna perkotaan yang sibuk atau pelancong jarak jauh.
3. Inovasi Interior
Kabin ini menampilkan desain minimalis bersama dengan fitur-fitur cerdas termasuk perintah suara, tampilan head-up, serta pembaruan perangkat lunak melalui udara.
4. Desain Khas Mazda
EZ-60 mempertahankan filosofi desain KODO pemenang penghargaan dari merek tersebut tetapi dengan pendekatan modern yang ditingkatkan yang menampilkan garis-garis yang lebih berani, aksen LED, dan tampilan atap yang mengambang.
Bangkitnya SUV Listrik Baru pada tahun 2025
EZ-60 cocok dengan tren yang sedang berkembang; pada tahun 2025, akan ada lebih dari 50 model SUV listrik yang ditawarkan kepada konsumen di seluruh dunia. Karena kesadaran lingkungan dan peraturan emisi menjadi lebih nyata bagi konsumen, pembeli akan semakin mencari SUV listrik yang memberikan ruang dan respons lingkungan.
Mazda bertaruh besar pada tren baru dengan memperkenalkan EZ-60, tidak hanya berfokus pada China, tetapi juga negara-negara ASEAN seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam, di mana permintaan diperkirakan akan meledak.
Baca juga: Mazda CX-9 2025: Harga dan Spesifikasi Terbaru di Indonesia
Kesimpulan
Mazda EZ-60 adalah calon revolusioner di pasar SUV listrik . Dengan jumlah pre-order yang substansial yang menunjukkan meningkatnya minat dan kepercayaan konsumen terhadap rencana Mazdas EV, EZ-60-menawarkan kombinasi performa, teknologi, dan desain yang mengesankan-harus bersaing secara global.
Untuk pembeli di Indonesia dan sekitarnya, EZ-60 menawarkan alternatif yang segar dan andal untuk pilihan listrik mainstream-didukung oleh merek yang terkenal dengan keahlian dan kenikmatan berkendara.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa harga Mazda EZ-60 di Indonesia?
Meski belum diumumkan secara resmi, harga yang diharapkan di Indonesia bisa mulai dari Rp 530–550 juta, dengan mempertimbangkan harga di Cina dan biaya impornya. Hal ini menempatkannya dalam persaingan langsung dengan SUV listrik baru lainnya pada tahun 2025.
Apakah Mazda EZ-60 akan hadir di Indonesia?
Ya. Menurut berita yang dimuat di media lokal dan pernyataan yang dibuat oleh Mazda Indonesia, EZ-60 diharapkan akan diluncurkan secara resmi di Indonesia pada awal tahun 2026 sebagai bagian dari rencana ekspansi kendaraan listrik regionalnya.
Bagaimana Mazda EZ-60 dibandingkan dengan SUV listrik lainnya?
EZ-60 kemungkinan akan menawarkan jangkauan yang lebih baik, tampilan yang lebih baik, dan kecepatan pengisian daya yang lebih baik dibandingkan dengan banyak model yang tersedia di segmen harganya. Ini merupakan bagian dari banyaknya prapemesanan SUV listrik pada tahun 2025.


















































