PT Jetour Motor Indonesia mengundang kami untuk menjajal versi Jetour T1 dan T2 i-DM plug-in hybrid (PHEV) di Shanghai Auto Show 2025. Pengalaman itu dimungkinkan sebelum SUV ini diluncurkan di Indonesia.
Sorotan Uji Coba Utama
- Lokasi: Pameran Mobil Shanghai, Cina
- Mobil yang Diuji: Jetour T1 dan T2 i-DM (PHEV)
- Jenis Pengujian: Akselerasi, pengereman, suspensi, dan manuver
Baca juga: Jetour X20e: Intip Mobil Listrik Mungil yang Akan Tiba di Indonesia
Tayangan Uji Coba Jetour T1 PHEV

- Spesifikasi Mesin
- 1.998 cc, mesin bensin 4 silinder
- 250 hp dan torsi 390 Nm
- 4WD dengan transmisi otomatis 8 percepatan
- Kapasitas tangki bahan bakar: 70 liter
- Tayangan Uji Coba Drive
- Akselerasi: T1 bekerja dengan baik, terutama pada kecepatan engine menengah hingga tinggi, menunjukkan akselerasi yang kuat.
- Pengereman: remnya efektif, meskipunrem mobil tampak agak keras selama pengujian.
- Suspensi: Suspensi cukup kaku, meningkatkan handling tetapi menyebabkan beberapa gerakan kursi belakang pada tikungan tajam.
- Kemampuan manuver: T1 menangani dengan baik melalui kerucut zig-zag, dengan suspensi yang lebih keras meningkatkan kemampuannya untuk mengatasi tikungan yang sempit.
Tayangan Uji Coba Jetour T2 PHEV

- Spesifikasi Mesin:
- 1.499 cc, mesin turbocharged 4 silinder
- 221 hp dan torsi 390 Nm
- AWD dengan transmisi DHT otomatis 3 percepatan
- Tangki bahan bakar 70 liter dan baterai LiFePO 26,7 kWh dengan jangkauan listrik 139 km
- Tayangan Uji Coba Drive:
- Akselerasi: T2 terkesan dengan perpaduan sempurna antara tenaga mesin elektrik dan turbo, memberikan pengalaman berkendara yang responsif.
- Pengereman: remnya lebih halus dan lebih halus daripada T1, dengan kontrol yang lebih baik.
- Penangguhan: Suspensi pada T2 lebih lembut, memberikan lintasan yang lebih mulus di atas jebakan kecepatan tetapi dengan mengorbankan sedikit lebih banyak body roll selama manuver penanganan.
- Kemampuan manuver: Meskipun lebih mudah untuk bermanuver, suspensi yang lebih lembut menyebabkan lebih banyak goyangan daripada T1, terutama saat menikung dengan cepat.
Baca juga: Jetour Mulai Produksi dengan Dua Model Mobil di Bekasi, Indonesia
Ringkasan Uji Coba
- Performa: Dalam hal apa yang dibawa Jetour T1 dan T2, kedua model melakukannya dengan sangat baik dalam hal akselerasi, kemampuan manuver, dan aksi pengereman yang lebih baik dilakukan T2 dengan powertrain hibridanya yang juga berkontribusi pada pengendaraan yang lebih mulus dan lebih halus.
- Suspensi & Kenyamanan: T1 memiliki suspensi kokoh yang bagus untuk handling, T2 di sisi lain memiliki pengendaraan yang lebih lembut yang sangat nyaman tetapi meningkatkan body roll saat berbelok yang merupakan trade off.
- Interior & Kemewahan: Kami melihat interior T1 dan T2 yang sangat lapang dan mewah yang sarat dengan material premium yang pada gilirannya memberikan kenyamanan berkendara bagi penumpang.
- Kemampuan Off-Road: T1 dan T2 sangat baik di luar jalan raya, sangat bagus untuk liburan akhir pekan yang kami kaitkan dengan kinerjanya yang kuat dan sistem suspensi berkualitas tinggi.
Kesimpulan
Baik Jetour T1 dan T2 i-DM (PHEV) memang memiliki kinerja yang sangat baik dan fitur-fitur terbaik yang pada saat yang sama menghadirkan beberapa perbedaan. T1 dikenal dengan handling yang presisi dan performa mesin yang bertenaga, di sisi lain T2 memberikan pengendaraan yang lebih mewah dan mulus dengan powertrain hybridnya .
- Langkah Selanjutnya: Jetour Motor Indonesia belum mengumumkan secara resmi tanggal peluncuran model-model ini di Indonesia, meskipun kemungkinan besar akan segera memasuki pasar. Kedua SUV tersebut dimaksudkan untuk menawarkan pengalaman berkendara yang gesit dan berperforma tinggi, nyaman untuk digunakan di jalanan kota atau off-road.
Poin-poin Penting
- Performa Mesin: yang dilakukan oleh kedua kendaraan dengan sangat baik, T1 menghasilkan tenaga petrolic yang lebih baik dan T2 menggunakan pendekatan hybrid.
- Penangguhan: dalam hal penanganan, T1 lebih baik dengan suspensi tegangnya yang ditukar dengan T2 untuk pengendaraan yang lebih nyaman dengan suspensi lembut.
- Interior: kami melihat interior premium yang besar di keduanya yang bagus untuk penggunaan di luar kota dan di luar jalan raya.
- Off Road: Kedua kendaraan cukup baik untuk penggunaan off road ringan.
- Powertrain Hybrid: T2 PHEV bekerja lebih baik dalam hal efisiensi dan jangkauan listrik yang pada gilirannya menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan.
Baca juga: Jetour Memperkenalkan SUV Listrik X50e di IIMS 2025
Baik Jetour T1 dan T2 menawarkan prospek yang menarik untuk pasar Indonesia. Peluncuran model-model ini menjanjikan untuk memperkenalkan SUV berkualitas tinggi dan mumpuni dengan harga bersaing. Nantikan pembaruan lebih lanjut tentang kendaraan menarik ini!


















































