PT Astra Daihatsu Motor (ADM), yang secara resmi membuka Pabrik Perakitan Karawang 2, bermandikan kawasan industri Surya Cipta yang indah yang terletak di Karawang Timur, Jawa Barat, dengan bangga melakukannya dengan cara yang lebih kontemporer. Fasilitas yang didukung oleh teknologi manufaktur modern ini menekankan penghematan energi dan produktivitas yang lebih tinggi yang bertujuan untuk mengurangi jejak karbon. Juga, dari apa yang dikatakan orang dalam industri kepada kami, hasil pabrik baru ini 20% lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pabrik konvensional.
Baca juga: Harga Mobil Daihatsu di Indonesia 2025
Manufaktur Ramah Lingkungan dan Canggih

Menggunakan konsep Evolution, Simple, Slim, Compact (E-SSC), ADM telah menciptakan sistem produksi yang ramping, fleksibel, dan ramah lingkungan. Pendekatan ini mempersiapkan pabrik untuk menghadapi tantangan masa depan dalam industri otomotif.
Pabrik tersebut diresmikan dengan kehadiran Menteri Perindustrian RiAgus Gumiwang Kartasasmita, dan Duta Besar Jepang untuk IndonesiaYasushi Masaki. Hadir juga para pemimpin industri utama, termasuk Daihatsu Motor Co. Presiden Masahiro Inoue, Direktur PT Astra International Gidion Hasan, dan Eksekutif Senior Toyota Tsusho Corporation Shigeru Harada.
Dalam sambutannya, Menteri Agus Gumiwang menekankan peran pabrik dalam mendongkrak industri otomotif nasional. Dia mendorong ADM untuk terus mengembangkan model yang selaras dengan tren otomotif, meningkatkan partisipasi rantai pasokan lokal, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen mobil terkemuka di Asia Tenggara dan dunia.
Baca juga: Daihatsu Sigra: Daftar Harga & Spesifikasi di Indonesia
Produksi Berkapasitas Tinggi untuk Ayla, Agya, dan EVs
Tersebar di 26 hektar, KAP 2 adalah pabrik keenam ADM dan memiliki tiga jalur manufaktur utama: produksi bodi, pengecatan, dan perakitan. Memiliki kapasitas produksi 140.000 unit per tahun, pabrik ini mengkhususkan diri dalam pembuatan Mobil Ramah Lingkungan (LCGC) Berbiaya Rendah seperti Daihatsu Ayla dan Toyota Agya untuk pasar domestik dan ekspor.
Masa Depan-Siap untuk Kendaraan Hibrida dan Listrik
Di luar mobil berbahan bakar konvensional, KAP 2 dirancang untuk mendukung kendaraan listrik hibrida (HEV) dan kendaraan listrik baterai (BEV). Menurut Direktur Pemasaran ADM Sri Agung Handayani, elektrifikasi merupakan kunci untuk mencapai netralitas karbon.
‘Ini adalah janji kami di bidang manufaktur untuk memproduksi mobil hybrid dan listrik,’ katanya saat peluncuran pabrik.
Melalui teknologi manufaktur kelas atas, produksi EV menjadi lebih efisien, meminimalkan jejak karbon dari proses produksi. Pabrik juga mengadopsi otomatisasi dan digitalisasi, meningkatkan keselamatandi tempat kerja, menurunkan kemungkinan kesalahan manusia, dan menciptakan tempat kerja ergonomis yang baik bagi staf.
Komitmen terhadap Keberlanjutan
ADM tidak hanya berorientasi pada produksi tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Pabrik menggunakan sumber energi terbarukan seperti panel surya dan memiliki mekanisme daur ulang limbah untuk mengurangi polusi. Tindakan ini sejalan denganvisi ADM tentang produksi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Baca juga: BYD Seal Hybrid Terdaftar di DJKI dan Akan Dijual di Indonesia
Kesimpulan
Pembukaan pabrik baru Daihatsu di Karawang merupakan tonggak sejarah bagisektor otomotif Indonesia. Dengan produksi Ayla, Agya, dan EV, ADM mendorong pembangunan ekonomi dan mobilitas ramah lingkungan. Daihatsu memperkuat fokusnya pada inovasi, keberlanjutan, dan masa depan mobil listrik di Indonesia dengan pabrik baru ini.


















































